Selamat Datang di Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara | halmaherautarakab.go.id
Membangun Halmahera Utara Melalui Program Pemberdayaan Petani Kecil
Artikel | Selasa, 07 Juni 2016 - 00:28 | Dibaca 1231 kali

Program Peningkatan Kesejahteraan Petani Kecil (PKPK) atau disebut juga SOLID (Smallholder Livelihood Development Project). Proyek SOLID merupakan kerjasama Pemerintah Republik Indonesia dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) dalam rangka percepatan penurunan kemiskinan, di Wilayah Indonesia Timur khususnya di Provinsi Maluku dan Maluku Utara melalui Perjanjian NO. LI-835-ID dan GIC-835-ID. Proyek ini mulai dilaksanakan di Kabupaten Halmahera Utara Tahun 2011 pada Satuan Kerja Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Halmahera Utara, Sekertariat Badan Ketahanan Pangan Pusat, Eselon I Kementerian Pertanian. Sasaran Kegiatan ini membentuk Petani-petani Kecil yang merupakan masyarakat lokal yang dianggap kurang mampu menjadi satu Kelompok Mandiri yang terdiri dari maksimal 15 Orang Setiap Kelompok dan Gabungan Kelompok Mandiri disebut Federasi. Sampai Tahun ke-6 atau Fase II (periode 2015 – 2018)  telah terbentuk 200 KM, 20 Federasi di 20 Desa Binaan SOLID yang tersebar di 9 Kecamatan di Kabupaten Halmahera Utara antara lain Desa Salimuli Kecamatan Galela Utara; Desa Ngidiho Kecamatan Galela; Desa Paca, Desa Leleoto dan Desa Telaga Paca Kecamatan Tobelo Selatan; Desa Yaro, Desa Mawea dan Desa Katana Kecamatan Tobelo Timur; Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat; Desa Kai, Desa Tuguis, Desa Soahukum Kecamatan Kao Barat; Desa Gulo, Desa Tunuo Kecamatan Kao Utara; Desa Kukumutuk, Desa Popon dan Desa Sasur Kecamatan Kao; dan Desa Sosol, Desa Malapa dan Desa Ngofabobawa Kecamatan Malifut. Kegiatan Peningkatan Kesejahteraan Petani Kecil (PKPK/SOLID) lebih diprioritaskan kepada merubah pola pikir sasaran kegiatan melalui proses pemberdayaan masyarakat secara partisipatif, dengan pembelajaran menumbuhkan sikap kemandirian dalam berorganisasi, mengelola keuangan dan berinisiatif menyusun dan melaksanakan usaha individu maupun berkelompok secara efisiensi dan efektif dengan memanfaatkan potensi sumberdaya alam yang berkearifan lokal, untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian sekaligus mewujudkan ketahanan pangan masyarakat yang mampu memenuhi kecukupan kebutuhan hidupnya secara mandiri. Meningkatkan produksi pangan, hortikultura, tanaman perkebunan, terorganisir melalui kelembagaan kelompok atau gabungan kelompok. Membangun sistem rantai nilai, dengan menciptakan jaringan penyediaan sarana produksi, input usaha produktif, pengolahan hingga pemasaran hasil serta dukungan prasarana, peralatan yang memadai untuk meningkatkan nilai tambah hasil usaha petani. Kondisi ini didukung dengan adanya pembangunan prasarana yang mampu mempermudah dan memperlancar berkembangnya mata rantai bisnis yang dikembangkan kelembagaan petani di pedesaan. Meningkatkan keterampilan para pelaksana SOLID Kabupaten dan sasaran pemanfaat kegiatan PKPK/SOLID dalam proses pemberdayaan masyarakat dan alih teknologi produksi serta pemasaran  komoditas unggulan dalam mewujudkan tercapainya tujuan dan sasaran kegiatan PKPK/SOLID.

Hingga Tahun ke-6 Perjalanan SOLID di Kabupaten Halmahera Utara belum terdengar gaungnya oleh karena minimnya publikasi kepada masyarakat melalui media masa sebagai wadah memperkenalkan kepada masyarakat padahal sebagian masyarakat yang terlibat didalamnya telah merasakan perubahan melalui program ini.

Tahun Anggaran 2016 merupakan Fase kedua pelaksanaan SOLID periode 2015 – 2018 (Fase I Periode 2011 – 2014). Sampai dengan bulan Mei tahun 2016, telah dilaksanakan berbagai kegiatan pelatihan baik ditingkat Kabupaten maupun di Desa. Pelaksanaan Kegiatan SOLID antara lain :

1.      Pelatihan CD Gender, Monitoring dan Evaluasi bagi PPL dan Fasilitator Desa

2.      Pelatihan Teknis Pertanian bagi PPL dan Fasilitator Desa

3.      Pelatihan Pembukuan

4.      Pelatihan Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan.

Pelaksanaan Kegiatan SOLID diawali dengan Pelatihan CD Gender, Monitoring dan Evaluasi bagi PPL dan Fasilitator LSM pada tanggal 18 April -20 April 2016 bertempat di Hotel “KITA” dengan sasaran 20 Orang Penyuluh Pendamping Lapangan (PPL), 20 Orang Fasilator Desa (Fasdes) dan 10 Orang Pelaksana SOLID Kabupaten. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan Kapasitas PPL dan Fasdes, memberikan gambaran tentang usaha produktif, kesepakatan komoditas unggulan yang akan dikembangkan di desa sasaran dalam memberikan dampak peningkatan produksi dan pendapatan petani serta prosedur pemanfaatan dan pengawasan dana bantuan pemerintah berupa dana simpan pinjam (Matching Fund) dan Dana Revolving Fund (Dana Bergulir) yang dikelola oleh Kelompok Mandiri sesuai dengan aturan yang berlaku. Materi disampaikan oleh Narasumber yang berasal dari Officer Gender dari SOLID Provinsi Maluku Utara, Konsultan Pemberdayaan Kerjasama SOLID Provinsi Maluku Utara dengan Lembaga Pemberdayaan, Supervisor Kabupaten dari LSM El-Siel Kie Raha di Ternate dan Pelaksana SOLID Kabupaten. Materi dibawakan dalam beberapa metode antara lain : tanya jawab/diskusi, permainan/simulasi serta penyampaian pengalaman oleh peserta (PPL dan Fasdes) yang selama ini telah mendampingi Kelompok Mandiri dan Federasi di Desa Binaan SOLID dengan topik-topik terkait dengan tujuan pelaksanaan kegiatan dimaksud.  Selanjutnya, Pelatihan Teknis Pertanian bagi PPL dan Fasilitator Desa, yang dilaksanakan pada tanggal 21 April – 23 April 2016 dan berlangsung di Hotel “KITA”. Sasaran Kegiatan ini adalah 20 Orang PPL dan 20 Orang Fasdes dan 10 Orang Pelaksana SOLID Kabupaten. Tujuan Pelaksanaan Kegiatan ini adalah dapat menerapkan teknologi produksi, penanganan hasil panen dan pengolahan hasil pertanian, menerapkan teknologi melalui Sistem Pendekatan Sekolah Lapang serta tersedianya peluang pasar berdasarkan kemitraan yang ada. Narasumber berasal dari Pelaksana SOLID Kabupaten, kalangan akademika Universitas Halmahera dan Petugas pengendalian OPT dengan teknologi PHT dengan materi terpilih : Teknologi Pembuatan Pupuk Organik, Teknologi Pembuatan Pestisida Nabati, Teknologi Pelaksanaan Sekolah Lapang, Penilaian Kelas, Rantai Nilai dan Pemasaran yang mendukung jejaring Federasi.

Diharapkan agar PPL dan Fasdes mampu mengaplikasikan ilmu di Kelompok Mandiri pada Desa Binaan masing-masing dengan teknolgi tepat guna dan pertanian organik yang bebas pupuk dan pestisida kimia.

Pelatihan Pembukuan bagi Kelompok Mandiri  di 20 Desa Binaan SOLID  pada tanggal 25 April – 30 April 2016, narasumber Kegiatan berasal dari Pelaksana SOLID Kabupaten dengan sasaran kegiatan anggota Kelompok Mandiri dengan harapan agar Anggota KM dapat, mengenal, memahami model pembukuan yang dipakai di Kelompok Mandiri sehingga dapat mempermudah anggota maupun pengurus dalam mengorganisir Kelompoknya  dan  dalam mempertanggungjawabkan administrasi keuangan kelompok secara akuntabel. Pada tanggal 12 Mei – 17 Mei 2016 dilanjutkan dengan Pelatihan Teknologi Produksi Tanaman pangan dan Hortikultura bagi Petani. Materi disampaikan oleh Pelaksana SOLID Kabupaten dengan sasaran anggota Kelompok Mandiri dan Federasi di 20 Desa Binaan SOLID. Adapun tujuan pelatihan dimaksud adalah untuk menyediakan acuan bagi KM dan Federasi pada 20 Desa Binaan SOLID dalam meningkatkan dan mempercepat penerapan teknologi produksi tanaman pangan dan hortikultura sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usahatani untuk mendukung peningkatan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura. Meningkatkan koordinasi dan keterpaduan pelaksanaan peningkatan produksi antara instansi terkait.

Diharapkan agar setelah mengikuti kegiatan pelatihan teknologi produksi tanaman pangan dan hortikultura, petani dapat mengadopsi berbagai alternatif pilihan komponen teknologi sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usahataninya untuk mendukung peningkatan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura. 

Bentuk Publikasi Kegiatan SOLID adalah dengan melakukan Kerjasama dengan salah satu Media Masa “Radar Halmahera” untuk meliput dan mempublikasikan kepada masyarakat melalui blooking space pada Koran “Radar Halmahera”. Selain itu Kegiatan SOLID akan mulai dipublikasikan melalui Buletin Pemda pada bagian Informasi dan Komunikasi Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara. Adapun tujuan publikasi kegiatan SOLID melalui media massa  agar masyarakat mengetahui tentang perkembangan dan pelaksanaan kegiatan SOLID.

Perkembangan teknologi dan informasi mengharuskan kita selaku pengguna informasi untuk selalu memperbaharui informasi di segala bidang sehingga kita tidak menjadi orang-orang yang minim informasi dan lamban dalam menyesuaikan diri akan sebuah perubahan . Semoga Informasi dan publikasi Kegiatan SOLID memberikan dampak positif yang menambah khasanah pengetahuan kita tentang pentingnya dua kata yakni “pemberdayaan masyarakat”  bahwa SOLID hadir dengan harapan membawa perubahan kepada petani yang terlibat didalamnya dan masyarakat sekitar desa binaan SOLID serta  meningkatkan Kesejahteraan Petani Kecil. (Jr)

 

Media Sosial
Follow us on Twitter
Become our friend on FB
Chat with us
BOOKMARK & SHARE

Alamat Kantor
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara