Selamat Datang di Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara | halmaherautarakab.go.id
Publikasi
Galery Foto & Video
PHOTO
PHOTO
PHOTO
PHOTO
PHOTO
PHOTO
PHOTO
Mencari Kepingan Hati Halmahera Utara di Sulteng, Palu, Donggala dan Sigi
Berita Dan Informasi | Minggu, 07 Oktober 2018 - 13:55 | Dibaca 138 kali

 

 Kabar duka menyeruak, dari Sulawesi Tengah, tepatnya di kota Palu, Donggala, Sigi dan sekitarnya. Gempa dan Tsumami yang menghantam daerah itu, turut menggetarkan hati Halmahera Utara. Karena mereka adalah saudara kita. Terlebih ada banyak anak daerah yang menuntut ilmu di daerah itu, atau pun sanak keluarga Halut yang bermukim di tempat tersebut.  Berikut laporan Gustaf Forno dari Palu yang disarikan oleh Altje Polakitan.Duka Sulteng, Duka Indonesia Duka kita semua.

Jumat, 28 September kabar duka tersebar. Ungkapan bela sungkawa atas derita masyarakat Palu yang dilanda Gempa dan Tsunami, membuat semua perhatian tertuju di pulau Sulawesi bagian Tengah itu. Pemenintah Kabupaten Halmahera Utara, selanjutnya dengan sigap membuka Posko Pengaduan Bencana Sulteng dengan call center/ line telp 0821-9064-033/halut.lapor@gmail.com.

Dari posko pengaduan ini, di peroleh data 163 orang dilaporkan berada di Palu dan sekitarnya oleh keluarga yang ada di Halut. Selanjut dalam rapat terbatas Pemda, mengambil langkah menjemput warganya yang terjebak di Sulteng untuk dipulangkan. Melihat begitu sulitnya akses masuk menuju Palu. Maka dibentuk dua tim yang bergerak dari Utara melalui Manado – Gorontalo selanjutnya ke Palu dan tim satunya dari Selatan melalui Makasar untuk menjemput mahasiswa asal Halut yang sudah bergerak ke Makassar.

Tim satu Wakil Bupati, Muchlis Tapi Tapi didampingi Asisten 1 Drs E.j Papilaya MTp dan Para Relawan Pomalilia Galela menjemput di Makassar, 41 Korban Gempa Tsunami Sulteng yang merupakan mahasiswa asal Halut, yang sudah bergerak melalui jalan darat dari Kota Palu dan tiba pada Sabtu (6/10) dini hari pukul 00.30  Wita di kota Makasar Sulawesi Selatan.

"Kami  bersyukur karena walau musibah Gempa/Tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala, mahasiswa dan sanak keluarga kita selamat. Ini pertanda Tuhan melindungi kita" Ucap Wakil Bupati saat menerima para Mahasiwa Asal Halut Korban Gempa-Tsunami di Makasar. Pemda Halut memberi perhatian khusus untuk penanganan warga Halut yang kena musiba.Tim Kami yang ke Makasar dan Manado-Gorontalo - Palu akan melakukan penanganan bagi saudara-saudara semua. Sebagai bentuk kepedulian Pemda Halut dan Masyarakat di Halut, untuk warga Halut yang ada di Sulteng, ucap Wakil Bupati.

Selanjutnya ke- 41 Mahasiswa Halut tersebut akan di terbangkan dari Bandar Udara Hasanudin Makasar Sulsel, menuju ke Ternate Malut dan selanjutnya  ke Halmahera Utara.

Sementara untuk kelompok kedua yang di pimpin Oleh Sekda fredy Tjandua, didampingi  Kepala Dinas BPBD Abner Manery, Kadis Kominfo Deky Tawaris, Kadis Kesehatan Muhamad Tapi Tapi, beserta Ketua KNPI Halut Cristian Muloko dan lainya bertolak dari Manado-Gorontalo menuju Palu pada minggu pagi (7/10). Tim dua membawa logistik Bantuan Makanan, Minuman,Obat-obatan dan Pakaian serta akan mengevakuasi para korban Bencana Gempa-Tsunami Sulteng asal Halut untuk di pulangkan ke Halmahera Utara.

Saat ini, tim dua sudah berada di lokasi bencana. Dan menyisir setiap tempat pengungsian untuk mencari/mendata warga Halut di sana yang membutuhkan pertolongan ataupun mengiginkan untuk dipulangkan. Dan data sementara yang di dapat 130 mahasiswa dan pelajar/ warga Halut yang ada di Palu. Tim juga masih sementara mendata di camp-camp pengungsian.

Di lokasi Universitas Alkhairat kota Palu, pada posko bantuan untuk masyarakat Halut. Sekda Halut Fredy Tjandua menyerahkan bantuan 7 koli pakaian layak pakai, satu koli obat obatan dan sejumlah uang yanga diterima oleh ketua kerukunan keluarga Maluku Utara Dr Abdul Jumat, MA dan ketua ikatan  siswa mahasiwa Halut Jais Ahmad.

Saat memberikan bantuan, Sekda menyampaikan “Turut sepenanggungan dengan warga Maluku Utara/ kabupaten Halmahera Utara khususnya dan warga Sulteng umumnya, atas musibah ini. Dan akan memfasilitasi kepulangan para mahasiswa dan warga Halut ke kampung halamannya secepatnya. Di Universitas Alkhairat ini, direncanakan dijadikan pusat pengunsian warga Maluku Utara dan Halmahera Utara, agar memudahkan pendataan dan pemberian bantuan.

Pemda kabupaten Halmahera Utara, merupakan satu satunya Pemerintah Daerah di Provinsi Maluku Utara yang suda berada di Palu(7/10). Dan mengunjungi kelurahan Petobo, perumahan Balaroa di kecamatan Palu Barat, selanjutnya ke kelurahan Lere dan sejumlah tempat pengungsian di Palu dan sekitarnya. (Tim Diskominfo Halut)

Media Sosial
Follow us on Twitter
Become our friend on FB
Chat with us
BOOKMARK & SHARE

Alamat Kantor
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara